SMS Istri Orang Pakai Kata Sayang, Andi Tewas Dibunuh Dengan Sadis, Mayat Dibuang Ke Sumur Tua

Ikuti.info – Terungkapnya pembunuhan sadis mayat seorang remaja dibuang ke sumur tua di Geluran, Sidoarjo AGEN DOMINO mendadak heboh. Kasus pembunuhan berencana tersebut berawal dari pesan singkat yang ada di ponsel istri pelaku, Abu Dawud.

Akibat pesan singkat (sms) yang dikirimkan korban, Andi Prawangsa (19) ke istri nya, lantas membuat Abu Dawud cemburu. Ayah satu anak itu pun kemudian mencari keberadaan korban karena dianggap merusak rumah tangganya.

Saat ditanya apa isi pesan singkat korban ke istri nya, pelaku menjawab “Ayo keluar lagi yank”, ungkap Abu yang sudah ditahan di Polda Jatim, Jumat (27/10/2017).

Lelaki bertubuh kurus tersebut mengaku tidak tahu apakah istrinya pernah jalan bareng atau berbuat yang lain nya dengan korban. Dia hanya mengetahui isi dari sms tersebut ditambah sejumlah informasi dari beberapa rekan nya. Dari SMS yang ada, tersangka menduga tidak sekali korban menemui istrinya.

Karena ada kata lagi, langsung membuat pelaku tersulut emosi dan cemburu. Abu juga tidak tahu persis proses perkenalan korban dan istrinya karena sang istri tidak pernah ikut mengamen.

“Istri saya pengangguran pak, dan saat itu masih mencari pekerjaan,” jelas tersangka Abu Dawud.

Diakui nya, dia bersama korban tidak pernah satu grup atau satu kelompok saat ngamen atau cangkruk di tepi jalan.
“Saya tidak kenal dengan Andi,” jelasnya.

Dari rasa cemburu itu, tersangka bersama temannya yang lain termasuk Gofur mencari keberadaan Andi.
Rumah Andi terlacak oleh tersangka setelah mendapat informasi dari temannya yang lain dan rumah korban di Pepelegi AGEN DOMINO didatangi.

Untuk membuktikan adanya motif asmara di pembunuhan ini, penyidik berencana memanggil istri Abu Dawud. Kapan berlangsungnya pemanggilan dan pemeriksaan istri Abu Dawud, penyidik akan mengirim surat panggilan. Tersangka Abu Dawud yang ditangkap saat mengamen di Pasar Sepanjang, Taman, Kamis (26/10) malam, diakui petugas cukup kuat.

Ketika ditangkap, Abu tetap tidak mengaku kalau pernah membunuh atau menganiaya seseorang. Setelah beberapa bukti seperti sprei, baju korban dan celana dalam korban ditunjukkan langsung lemas.

“Ia akhirnya mengakui kalau ia bersama 9 temannya yang lain menghabisi nyawa korban,” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

About admin 178 Articles

Ikuti Info merupakan sebuah website yang senantiasa mengupdate berita terbaru Nasional dan Mancanegara