Kerap Diejek Pengangguran, Suami Tega Aniaya Istri Pakai Palu Hingga Tewas

Ikuti.info – Permasalahan antara pasangan suami istri memang dianggap wajar dalam berumah tangga. Biasa nya masalah rumah tangga dipicu oleh faktor ekonomi. Sehingga percekcokan pun tak bisa terelakan mengingat tinggi kebutuhan hidup dan sulit nya mencari lowongan pekerjaan.

Setiap orang tentu memiliki batas kesabaran, namun apabila kesabaran itu habis maka siapapun bisa nekat tindakan apapun. Sama seperti yang dilakukan Sadih Muksin (40), seorang suami yang tega menghabisi nyawa istri nya sendiri Leli Lismayati (39).

Kasus pembunuhan tersebut terjadi di Perumahan Seroja RT 03/05, Agen Poker, Kota Bekasi, Kamis (1/3/2018). Dihadapan penyidik, Sadih mengaku nekat melakukan penganiyaan tersebut secara spontan akibat emosi nya yang memuncak. Ia bahkan sempat menyesali perbuatan nya setelah sang istri meregang nyawa.

Susul Ke Kamar Mandi, Suami Kaget Pergoki Pria Asing Ngerekam Sang Istri Lagi Mandi

Meski pelaku sempat meminta maaf ke pihak keluarga korban, namun kasus pembunuhan tersebut tetap diproses secara hukum. Petugas kepolisian Agen Domino mengungkapkan jika pelaku nekat menganiaya istri nya karena tak tahan sering diejek pengangguran selama 17 tahun.

Tak hanya disindir, pelaku juga pernah diusir korban dari rumah yang telah dihuni keluarga tersebut sejak satu tahun lalu. Korban bahkan pernah menggugat cerai pelaku karena tak tahan dengan sikap sang suami. Sikap arogan korban ternyata menimbulkan kecurigaan pelaku bahhwa istri nya telah memiliki pria idaman lain.

Terlebih sebelum kejadian, pasangan istri tersebut terlibat cek cok hingga pelaku mendorong tubuh korban sampai terjatuh ke dapur. Saat itu korban sempat menarik baju pelaku hingga kedua nya terjatuh ke lantai. Pelaku pun kemudian beranjak untuk mengambil palu yang terletak di lantai. Dengan posisi berdiri pelaku langsung memukul kepala istri nya hingga berkali-kali.

Baca : Bejat! Guru SMP Paksa Murid Nya Untuk Berhubungan Badan Dan Konsumsi Ganja

Korban yang saat itu dalam kondisi terduduk kemudian ambruk tak berdaya hingga tak sadarkan diri. Akibat dari pengaiyaan itu korban pun dikatakan tewas ditempat kejadian. Sementara pengakuan dari ayah korban, Kusmiyadi (68) jika selama ini ia tak mengetahui jika menantu nya pernah melakukan kekerasan fisik pada anak nya.

Sebab selama ini korban pernah bercerita ke keluarga nya jika ia sering terlibat cekcok dengan sang suami. Meski demikian korban tak ingin keluarga mencampuri urusan rumah tangga nya. Meski demikian, Kusmayadi berupaya menyelsaikan perkara rumah tangga anak nya dan sang menantu yang dipicu masalah ekonomi.

About admin 390 Articles
Ikuti Info merupakan sebuah website yang senantiasa mengupdate berita terbaru Nasional dan Mancanegara