Hanya Karena Masalah Beli Bedak, Remaja Ini Tega Gorok Leher Teman Nya Sampai Tewas

Ikuti.info, Malang –  Kasus pembunuhan yang terjadi di hutan kawasan wisata Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, mendadak hebohkan warga. Pasal nya seorang gadis ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan leher tergorok pada Jumat (29/12/2017).

Fenna Selinda Rismawati (16), menjadi korban penganiyaan yang dilakukan teman nya sendiri berinisial NFM (18), setelah cekcok masalah jual beli bedak. Meski sempat dilarikan kerumah sakit AGEN DOMINO terdekat, namun malang korban akhir nya menghebuskan nafas terakhir setelah kehilangan banyak darah.

Akibat tindak penganiyaan hingga menghilangkan nyawa korban, NFM ditetapkan sebgaai pelaku tunggal kasus tersebut. Pelaku yang masih dibawah umur terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 3 miliar.

 

Hukuman tersebut dinilai sesuai dengan yang tercantum pada pada Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak. NFM langsung diamankan petugas kepolisian setelah beberapa jam tubuh korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di hutan.

 

v

Foto Asih Cantika.

Foto Ikhlaz Juni-or.

Foto Sifa Alfiani.

Foto Sifa Alfiani.

Dari keterangan Polres Malang, saat pertama kali ditemukan korban masih bisa menjawab pertanyaan petugas meski dalam kondisi sekarat. Namun malang, korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju ke RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku menyayat leher korban di TKP. Pisau tersebut berada di jok motor pelaku, namun NFM beralasan jika pisau tersebut milik kakek nya.

Sebelum nya menurut informasi dari ayah korban, jika putri nya sempat cekcok dengan pelaku bermula dari pesanan korban tak kunjung datang. Korban diketahui memesan bedak online kepada pelaku dan sudah memberikan uang sebesar Rp 110 ribu ke NFM.

Baca : Meninggal Tepat di Hari Natal, Ibu Muda Ini Tinggalkan Seorang Bayi dan Pesan Terakhir Yang Memilukan

Namun terkuak pengakuan berbeda dari pelaku saat diperiksa polisi. Pelaku mengaku jika korban marah kepada nya lantaran produk yang dijual dituduh kadaluarsa. Yang mengejutkan lagi, korban yang terlebih dahulu mengajak pelaku ke TKP dan menodongkan pisau ke pelaku. Pelaku saat itu sempat menangkis sehingga pisau terlempar, bahkan korban sempat melempar pelaku menggunakan batu.

Karena khilaf, pelaku lantas mengambil pisau yang terlembar dan menyayat leher korban hingga dua kali. Korban yang dalam kondisi sekarat itu pun kemudian ditinggal pergi pelaku. Polisi saat ini masih mengumpulkan beberapa saksi terkait kasus penganiayaan dan pembunuhan tersebut.

Foto Asih Cantika.

NFM saat itu telah di ditahan di Polres Malang AGEN DOMINO, Sabtu(30/12/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara, jenazah korban sudah dipulangkan ke keluarga nya di Desa Mentaraman Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang untuk dikebumikan.

Dari pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat bernopol N 6823 IW, uang sebesar Rp 114 ribu, sebuah ponsek, jas hujan dan helm.

Baca : Kesal Tak Diberi Uang, Pria di India Ini Tega Bunuh dan Bakar Jasad Ibu Nya Sendiri
About admin 365 Articles
Ikuti Info merupakan sebuah website yang senantiasa mengupdate berita terbaru Nasional dan Mancanegara