Duh! Capek-Capek Layani Pelanggan, PSK Cantik Ini Malah Dibayar Pakai Uang Palsu

Ikuti.info – Marak nya aksi penipuan kian terus terjadi, tak sedikit para korban yang cukup membuat resah. Penipuan tidak hanya terjadi pada mereka yang melakukan transaksi jual dan beli saja. Nyata nya nasib apes juga dialami oleh seorang PSK yang merasa ditipu pelanggan nya setelah dibayar menggunakan uang palsu.

Kisah unik itu berawal ketika PSK itu dipesan oleh seorang pria bernama Sunardi alias Berok (30) sekaligus membeli miras. Pria warga warga Desa Pilang, AGEN DOMINO Randublatung, Kabupaten Blora memasan tempat di lokalisasi Sumber Agung, Cepu Kabupaten Blora.

Usai terpuaskan nafus nya, pelaku kemudian memberikan sejumlah uang kertas kepada PSK panggilan nya. Setelah mendapat bayaran dari pelaku, PSK tersebut pun kemudian menggunakan uang tersebut untuk membeli paket internetan disebuah konter pulsa.

Namun saat wanita itu membayar, pemilik konter pulsa menolak jika uang pecahan 100 ribu itu adalah uang palsu. PSK cantik itu pun kaget kemudian melaporkan kasus penipuan itu ke kantor polisi. Setelah mendapat laporan dari korban, polisi langsung bergerak menindak lanjuti laporan.

Dari keterangan si PSK jika yang palsu tersebut didapatkan nya dari Sunardi usai mendapat pelayanan. Tak membutuhkan waktu lama, polisi pun berhasil meringkus pelaku di kediaman nya tanpa perlawanan. Diungkapkan pelaku jika dia membayar jasa PSK menggunakan uang palsu sebesar Rp 700 ribu.

Akibat perbuatan nya pria yang bekerja sebagai serabutan harian itu pun mendekam di balik tahanan Polres Blora. Selain itu polisi berhasil mengamankan barang bukti sitaan berupa uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak 7 lembar.

Sebelum diajak ke wisma, pelaku sempat menyuruh sang PSK menemani nya minum dan menyuruh nya membeli miras dengan memberikan uang Rp 200 ribu. Selanjut nya pelaku memberikan uang Rp 300 ribu sebagai jasa pelayanan si PSK. Saat menerima uang tersebut korban tak curiga, namun saat membeli pulsa barulah dia menyadari jika dia ditipu pelanggan nya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ternyata pelaku merupakan sindikat peredaran uang palsu disekitar Kabupaten Jepara BANDARQ. Atas perbuatan nya pelaku dijerat dengan pasal Pasal pemalsuan dan peredaran mata uang dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

 

About admin 365 Articles
Ikuti Info merupakan sebuah website yang senantiasa mengupdate berita terbaru Nasional dan Mancanegara